Pembelajaran Eksperimen

6 Sep 2009

pembelajaran eksperimen

A. Pendahuluan

metode eksperimen ialah suatu upaya atau praktek dengan menggunakan alat peraga( apparatus set ) yang ditujukan kepada siswa yang dalam prosedur kerjanya berpegang pada prinsip metode ilmiah, tujuannya adalah agar siswa lebih mudah dalam memahami konsep dalam pembelajaran fisika. B. Pengertian Metode Eksperimen

Metode eksperimen adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok, untuk dilatih dan kreatifitas secara optimal melakukan suatu proses atau percobaan(Syaiful Bahri Djamarah, 2000). Menurut Roestiyah(2001:81), metode eksperimen adalah suatu cara mengajar, dimana siswa melakukan percobaan tentang sesuatu hal, mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaluasi oleh guru. Menurut Schoenherr(1996) yang dikutip oleh Palendeng(2003:81 ), metode eksperimen adalah metode yang sesuai untuk pembelajaran sains, karena metode eksperimen mampu memberikan kondisi belajar yang dapat mengembangkan kemampuan berfikir. Menurut Djamarah(2002:95), metode eksperimen adalah cara penyajian pelajaran, dimana siswa melakukan percobaan dengan mengalami sendiri sesuatu yang dipelajari. Menurut Al Farisi(2005:5), metode eksperimen adalah metode yang bertitik tolak dari suatu masalah yang hendak dipecahkan dan dalam prosedur kerjanya berpegang pada prinsip metode ilmiah. C. Tahap-Tahap Metode Eksperimen Menurut Palendeng (2003:82), tahap-tahap metode eksperimen sebagi berikut : 1. Eksperimen awal, pembelajaran diawali dengan melakukan eksperimen yang didemonstrasikan guru atau dengan mengamati fenomena alam.Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi fisika yang akan dipelajari. 2. Pengamatan, merupakan kegiatan siswa saat guru melakukan eksperimen.Siswa dituntut mengamati dan mencatat peristiwa apa saja yang terjadi. 3. Hipotesis awal, siswa dapat merumuskan hipotesis sementara berdsarkan hasil pengamatannya. 4. Verifikasi, kegiatan untuk membuktikan kebenaran dari dugaan awal yang telah dirumuskan dan dilakukan melalui kelompok. Siswa diharapkan merumuskan hasil eksperimen dan membuat kesimpulan, dan selanjutnya melaporkan hasilnya. 5. Aplikasi konsep, setelah siswa merumuskan dan menemukan konsep, hasilnya diaplikasikan dalam kehidupannya. Kegiatan ini merupakan pemantapan konsep yang telah dipelajari. 6. Evaluasi, merupakan kegiatan akhir setelah selesai satu konsep. D. Tujuan Metode Eksperimen 1. Membandingkan teori dan kenyataan 2. Menguji kebenaran hukum fisika 3. Visualisasi gejala fisika 4. Membangun common sense fisika 5. Mendapatkan rasa fisika 6. Mereplikasi ketetapan-ketetapan fisika E. Prosedur Metode Eksperimen Prosedur penelitian menurut Roestiyah(2001:81) sebagai berikut : 1. Perlu dijelaskan kepada siswa tentang tujan eksperimen, mereka harus memahami masalah yang akan dibuktikan melalui eksperimen 2. Memberi penjelasan kepada siswa tentang alat-alat dan bahan yang akan dipergunakan dalam eksperimen 3. Selama eksperimen berlangsung guru harus mengawasi kegiatan siswa, bila diperlukan memberi saran atau pertanyaan yang menunjang kesempurnaan eksperimen 4. Setelah eksperimen selesai, siswa mengumpulkan laporan hasil eksperimen, guru mendiskusikan di kelas dan mengevaluasi F. Kelebihan dan Kekurangan Metode Eksperimen a. Kelebihan 1. Perhatian siswa dapat terfokus sepenuhnya 2. Memberikan pengalaman praktis yang dapat membentuk ingatan yang kuat 3. Memberikan keterampilan dalam berbuat 4. Menjawab hal-hal yang masih menjadi teka-teki siswa 5. Menghindarkan siswa dalam kesalahan mengambil kesimpulan b. Kelemahan 1. Persiapan dan pelaksanaan memerlukan waktu lama 2. Tidak efektif jika peralatan tidak sesuai 3. Sesuai untuk bidang sains dan teknologi 4. Menuntut ketelitian, keuletan dan ketabahan G. Asesmen Pembelajaran Kognitif : - Pengetahuan dan pemahaman konsep eksperimen. - Mampu menjawab pertanyaan dalam proses eksperimen. - Mampu menyimpulkan hasil eksperimen. - Kemampuan membuat laporan. Psikomotor : - Kemampuan menyiapkan alat dan bahan. - Kemampuan menggunakan alat dan bahan. - Kemampuan merangkai percobaan. Afektif : - Kepedulian terhadap tata tertib dan aturan praktikum. - Disiplin, kreatif, kerja sama dan beretika.


TAGS Pembelajaran Eksperimen


Comment
-

Author

Follow Me


Archive