Tektonisme

3 Oct 2009

tectonic

Tektonisme adalah peristiwa pergeseran dan perubahan kerak bumi dalam skala besar, pada umumnya meliputi patahan, lipatan dan tektonik lempeng. Menurut teori tektonik lempeng bahwa litosfer dipandang terdiri dari dari beberapa lempeng pejal yang bergerak relatip lambat. Lempeng adalah suatu bentuk ukuran yang panjang dan lebarnya jauh lebih besar dari tebalnya (contoh daun pintu, ubin, dll).

Menurut konsep isostasi bahwa material kerak bumi mengapung karena kesetimbangan antara berat material dengan gaya ke atas yang dikerjakan oleh lapisan fluida. Dalam teori tektonik lempeng, lapisan luar bumi (litosfer) terdiri dari kerak bumi dan bagian padat mantel atas, sampai kedalaman kira-kira 80 km. Material di bawah litosfer yang dianggap cukup panas, sehingga mudah dibentuk ulang dan mampu mengalir, dinamakan asthenosfer.

Gerak relatip lempeng ada tiga yaitu divergen (saling menjauhi), konvergen (saling mendeka) dan geseran. Pada batas antara kedua lempeng yang bergerak divergen, terjadi pelebaran dasar samudra. Begitu kedua lempeng saling menjauhi, material lebur panasdan mantel naik untuk mengisi celah yang terbentuk. Material lebur yang naik mndingin menjadi tanggul dasar samudra.

Jika luas permukaan bumi dianggap tetap, maka ketika material litofer baru tercipta sepanjang batas antara kedua lempeng, terjadilah gerak saling mendekati (konvergen). Ada 3 jenis gerak konvergen yang dialami oleh lempeng.

1. Tumbukan antara lempeng samudra dengan lempeng benua.

Ketika lempeng samudra bertumbukan dengan lempeng benua, lempeng samudra yang lebih rapat menggeser ke bawah lempeng benua dengan sudut miring tertentu sehingga terbentuklah palung laut

2. Tumbukan antara lempeng samudra dengan lempang samudra.

Ketika dua lempeng samudra bertumbukan, lempeng yang satu akan menggeser ke bawah lempeng yang lain pada daerah patahan. Akibat dari ini akan muncul gunung berapi di lautan.

3. Tumbukan antara lempeng benua dengan lempeng benua

Kedua lempeng relatip ringan dibanding astenosfir yang terletak di bawahnya dan terlalu tebal sehingga salah satu tidak dapat didorong ke bawah. Ujung-ujung lempeng yang berdekatan saling mendorong sehingga terjadi lekuka, membentuk jalur pegunungan. Himalaya diperkirakan terjadi karena tumbukan seperti ini, yaitu tumbukan antara lempeng india dan eurasia pada 45 juta tahun lalu.

Pada pergeseran terbentuk transform fault, yang terjadi ketika ujung-ujung kedua lempeng bergeseran satu sama lain. Gempa bumi umumnya terjadi di sepanjang transform fault ini.

Pada tahun 1968 ditetapkan bahwa litosfer terdiri dari 6 lempeng utama yaitu lempeng afrika, amerika, eurasia, india (australia) pacific dan antartika.


TAGS


Comment
  • dharma93 6 years ago

    thanx, infonya berguna sekali…

  • dharma93 6 years ago

    thanxs ya, ini membantu sekali…..

  • COOL MUSIC MP3 FREE COOL TEMPLATES 8 years ago

    It’s nice blog content
    Greeting for you and all your family and so far for all BLOGGER in the world have nice day …nice to meet you

    Tks.rgrds
    Dwie
    http://download-loading.blogspot.com

    Visit to our blog if you want ,much appreciate for your attention

    http://download-loading.blogspot.com

-

Author

Follow Me


Archive