Kurikulum Subjek Akademik

13 Jul 2011

Kurikulum

Kurikulum

Kurikulum ini merupakan tipe kurikulum yang tertua, sejak adanya sekolah hingga sekarang, meski telah berkembang sejumlahtipe lain, kebanyakan sekolah tidak dapat melepaskan tipe ini. Tipe kurikulum ini sangat praktis, mudah disusun, mudah dilaksanakan, dan mudah dievaluasi serta mudah digabungkan dengan tipe kurikulum lain.

Kurikulum subjek akademis direncanakan berdasarkan disiplin akademis sebagai titik tolak untuk mencapai ilmu pengetahuan. Jerome Brumer menyatakan, mempelajari disiplin ilmu harus menggunakan konsep-konsep dan disiplin-disiplin yang paling pundamental, yakni struktur ilmu tersebut.

Disamping itu terdapat tiga kecendrungan perkembangan kurikulum subjek akademis, yakni: Pertama, menggunakan pendekatan struktur pengetahuan. Dalam hal ini, siswa belajar memperoleh dan menguji fakta-fakta dan bukan sekedar mengingatnya. Kedua, studi yang bersifat integrative. Pendekatan ini merupakan respon terhadap perkembangan masyarakat yang menuntut model-model yang bersifat konprehensif. Ketiga, pendekatan yang dilaksanakan pada sekolah-sekolah fundamentalis. Maksudnya, mereka tetap mengajukanberdasarkan mata pelajaran dengan tekanan pada membaca, menulis dan memecahkan masalah-masalah matematis.

Karekteristik kurikulum subjek akademik ini, adalah sebagai berikut:

a. Tujuan fungsi

Tujuan kurikulum adalah melatih para siswa menggunakan ide-ide, gagasan-gagasan, dan proses-proses untuk memecahkan masalah-masalah secara ilmiah. Dengan menguasai pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu, para siswa diharapkan dapat meneruskan konsep-konsep dan metode-metode lebih lanjut kepada masyarakat, setelah mereka menyelesaikan masyarakatnya.

b. Metode

1. Exposition dan Inquisi (peragaan dan penemuan)

2. Problem solving appidac (pendekatan penyelesaian masalah)

3. Organisasi

Ada beberapa kemungkinan pola organisasi dalam kurikulum subjek akademik, diantaranya:

a. Unified atau concrentrated

Topik-topik utama berperan dalam mengorganisasi subjek matter dari berbagai macam disiplin ilmu, misalnya aspek psikologi, fisika, kimia dan geologi.

b. Integrated

Keterampilan yang dipelajari dari satu subjek matter digunakan sebagai alat untuk memecahkan masalah dalam bidang ilmu lain. Misalnya matematika untuk memecahkan masalah-masalah ilmiah.

c. Dalam organisasi ini dipelajari bagaimana konsep dalam suatu disiplin dihubungkan dengan konsep lain. Misalnya, Sejarah, Geografhi, Bahasa Inggris, dan sebagainnya.

d. Comprehensif problem solving

Subjem matter ini tetap ada permasalahan diambil dari permasalahan social sehari-hari. Misalnya,riset, transportasi, rekreasi, dan konsumen.

Dasar-dasar organisasi yang menunjukan pengembangan ini termasuk:

a. Dari sederhana ke komplek

b. Keseluruhan menuju kebagian-bagian

c. Kronologi/urutan peristiwa

d. Jenjang belajar

e. Evaluasi dilakukan guna mengetahui penguasaan subjek matter (mate pelajaran)


TAGS


Comment
  • ardi 6 years ago

    terima kasih artikelny

-

Author

Follow Me


Archive