• 8

    Feb

    Cinta dan Fisika

    Cinta adalah komposisi rasa dalam hati yang meradiasikan gelombang cahaya yang berbeda bagi setiap insan yang bisa merasakannya, spektrum gelombang cinta beraneka warna serta memiliki panjang gelombang yang berbeda, juga berasal dari dimensi ruang dan waktu yang berbeda pula (Cinta dalam Kaidah Fisika). Cinta membuat pegas jantung bervibrasi, seperti atom-atom diatomik dalam molekul yang tak pernah berhenti bergetar. Semakin besar getaran cinta semakin membara temperatur cinta yang membakar jantung ini. Temperatur cinta yang membara mampu memperbesar energi kinetik benih cinta. Energi kinetik cinta inilah yang selalu ingin membawa kita selalu berada dekat darinya. Cinta adalah sinyal-sinyal bermuatan dalam hati yang terciptakan untuk memberikan ketenangan jiwa bagi sesama, alam,
  • 7

    Feb

    Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL)

    Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning) adalah suatu metode pembelajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi siswa untuk belajar tentang cara berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah, serta untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. PBL digunakan untuk merangsang berpikir tingkat tinggi siswa dalam situasi berorientasi masalah, termasuk di dalamnya belajar bagaimana belajar. Menurut Ibrahim dan Nur (2000: 2)), PBL dikenal dengan nama lain seperti Project-Based Teaching (Pembelajaran Proyek), Experienced-Based Education (Pendidikan berdasarkan pengalaman), Authentic Learning (Pembelajaran Autentik), dan Achoered Instruction (Pembelajaran berakar pada kehidupan nyata). Peran guru dalam PBL adalah menyaji
  • 31

    Jan

    Theories Related to Learning and Higher Order Thinking Skills

    No one has yet explained the process of thinking much better than Dewey (1933), who described it as a sequenced chaining of events. According to Dewey, this productive process moves from reflection to inquiry, then to critical thought processes that, in turn, lead to a conclusion that can be substantiated (p. 5) by more than personal beliefs and images. Thought can straighten out entanglements, clear obscurities, resolve confusion, unify disparities, answer questions, define problems, solve problems, reach goals, guide inferences, shape predictions, form judgments, support decisions, and end controversies. According to Dewey, thinking does not occur spontaneously but must be evoked by problems and questions or by some perplexity, confusion or doubt. The observations or data at hand cann
  • 26

    Jan

    Cooperative Learning

    Cooperative learning is a teaching technique that brings students together to learn in small, heterogeneous groups. In these groups, students work interdependently without constant and direct supervision from the teacher. Assignments are structured so that everyone contributes. Challenges as well as rewards are shared. Brainstorming, lively discussion, and collaboration are the hallmarks of the cooperative-learning classroom. What Its Not Cooperative learning is not the same as ability grouping, where a teacher divides up the class in order to instruct students with similar skills. Cooperative learning is not having students sit side by side at the same table to talk while they complete individual assignments. Cooperative learning is not assigning a task to a group in which one studen
  • 25

    Jan

    Badai Matahari, Sabuk Van-Allen dan Aurora

    Corona merupakan bagian terluar matahari yang memiliki temperatur jutaan kelvin. Temperatur yang tinggi menyebabkan materi yang berada di korona memiliki energi kinetik yang besar. Tarikan gravitasi matahari tidak cukup kuat untuk mempertahankan materi korona tetap berada di tempatnya. Akibatnya materi korona terdiri dari partikel bermuatan listrik bergerak ke luar angkasa. Aliran partikel ini dikenal dengan nama angin matahari, yang terdiri dari elektron dan proton berenergi sekitar 1 keV. Setiap tahunnya, sebanyak 10 tera ton materi korona lepas menjadi angin matahari, yang bergerak dengan kecepatan antara 200-700 km/s. Matahari memiliki medan magnet yang terdapat pada bagian atmosfer matahari. Medan magnet ini berperan terhadap berbagai aktivitas yang terjadi di matahari. Aktivitas di
  • 25

    Jan

    Pembentukan Pengetahuan Menurut Konstruktivis

    Pembentukan pengetahuan menurut model konstruktivisme memandang subyek aktif menciptakan struktur-struktur kognitif dalam interaksinya dengan lingkungan. Dengan bantuan struktur kognitifnya ini, subyek menyusun pengertian realitasnya. Interaksi kognitif akan terjadi sejauh realitas tersebut disusun melalui struktur kognitif yang diciptakan oleh subyek itu sendiri. Struktur kognitif senantiasa harus diubah dan disesuaikan berdasarkan tuntutan lingkungan dan organisme yang sedang berubah. Proses penyesuaian diri terjadi secara terus menerus melalui proses rekonstruksi (Piaget, 1988 : 60). Yang terpenting dalam teori konstruktivisme adalah bahwa dalam proses pembelajaran siswalah yang harus mendapatkan penekanan. Merekalah yang harus aktif mengemba
  • 24

    Jan

    Efek Compton

    Gejala Compton adalah peristiwa foton yang menumbuk elektron akan dihamburkan dengan panjang gelombang yang lebih besar.Compton menyimpulkan bahwa paket-paket energi gelombang elektromagnetik (foton) dapat befungsi sebagai partikel dengan momentum sebesar : Pada efek fotolistrik, cahaya dapat dipandang sebagai kuantum energi dengan energi yang diskrit. Kuantum energi tidak dapat digambarkan sebagai gelombang tetapi lebih mendekati bentuk partikel. Partikel cahaya dalam bentuk kuantum dikenal dengan sebutan foton. Pandangan cahaya sebagai foton diperkuat lagi melalui gejala yang dikenal sebagai efek Compton. Jika seberkas sinar-X ditembakkan ke sebuah elektron bebas yang diam, sinar-X akan mengalami perubahan panjang gelombang dimana panjang gelombang sinar-X menjadi lebih besar
  • 24

    Jan

    Efek Fotolistrik

    Efek foto listrik adalah peristiwa terlepasnya elektron dari permukaan suatu zat (logam), bila permukaan logam tersebut disinari cahaya (foton) yang memiliki energi lebih besar dari energi ambang (fungsi kerja) logam. Efek fotolistrik ini ditemukan oleh Albert Einstein, yang menganggap bahwa cahaya (foton) yang mengenai logam bersifat sebagai partikel. Secara detail efek fotolistrik dapat diamati ketika dua buah pelat logam (lempengan logam tipis) yang terpisah ditempatkan di dalam tabung hampa udara. Di luar tabung kedua pelat ini dihubungkan satu sama lain dengan kawat. Mula-mula tidak ada arus yang mengalir karena kedua plat terpisah. Ketika cahaya yang sesuai dikenakan kepada salah satu pelat, arus listrik terdeteksi pada kawat. Ini terjadi akibat adanya elektron-elektron yang
  • 24

    Jan

    Experiments in Physics Instruction

    We propose that in the history of physics most of classical experiments fall into one of three groups: observational experiments, testing theoretical model experiments, and application experiments. Initial observational experiments occur when physicists study an unknown phenomenon, they help develop a new model. For example observations of the behavior of gases in the 17th century, observations of the spectra of gases in the 19th century, or Becquerels observations of a photographic paper wrapped around uranium-laden cross. Before physicists conducted these experiments, they could not make theoretical predictions of what was going to happen. Testing experiments are usually conducted to test or disprove a certain hypothesis, idea, or a prediction. For example Hertz’s experiments te
  • 21

    Jan

    Virtual Learning Environment

    A virtual learning environment (VLE) is a system that creates an environment designed to facilitate teachers in the management of educational courses for their students, especially a system using computer hardware and software, which involves distance learning. In North America, a virtual learning environment is often referred to as a “learning management system” (LMS). A computer simulation which enables essential functions of laboratory experiments to be carried out on a computer is called a virtual laboratory (VL). Two major conceptions of this idea can be differentiated: a) In the first constellation an experiment is replaced by a computer model. The experiment therefore takes place in the form of a simulation. Recently, virtual laboratories have emerged above all on the
  • 21

    Jan

    Inquiry-Based Learning

    Scope Statement, “Inquiry helps kids to think creatively. When you capture their imagination they begin to think creatively and creativity solves problems for life.” (http://tlcenter.wikispaces.com/Inquiry+Learning) Inquiry-based learning is a natural human activity in which the learner obtains meaning from experience. Traditionally, inquiry has been most readily associated with the sciences, yet it has been employed in many other fields of study as well (Martinello 1998). John-Steiner (1985) showed how creative people in the arts and sciences recall their ways of thinking. Whether implicit or implied, specific or general, all inquiries are driven by questions, issues, and wonderings. Over the past century, it has been implemented as a useful and definite approach to teaching
  • 19

    Jan

    Struktur Atom

    PARTIKEL MATERI Bagian terkecil dari materi disebut partikel. Beberapa pendapat tentang partikel materi : 1. Menurut Democritus, pembagian materi bersifat diskontinyu ( jika suatu materi dibagi dan terus dibagi maka akhirnya diperoleh partikel terkecil yang sudah tidak dapat dibagi lagi = disebut Atom ) 2. Menurut Plato dan Aristoteles, pembagian materi bersifat kontinyu ( pembagian dapat berlanjut tanpa batas ) Postulat Dasar dari Teori Atom Dalton : 1) Setiap materi terdiri atas partikel yang disebut atom 2) Unsur adalah materi yang terdiri atas sejenis atom 3) Atom suatu unsur adalah identik tetapi berbeda dengan atom unsur lain ( mempunyai massa yang berbeda ) 4) Senyawa adalah materi yang terdiri atas 2 atau lebih jenis atom dengan perbandingan tertentu 5) Atom tidak dapat diciptaka
  • 18

    Jan

    Problem-Based Learning (PBL)

    Problem-based learning (PBL) is a student-centered pedagogy in which students learn about a subject in the context of complex, multifaceted, and realistic problems . The goals of PBL are to help the students develop flexible knowledge, effective problem solving skills, self-directed learning, effective collaboration skills and intrinsic motivation. Working in groups, students identify what they already know, what they need to know, and how and where to access new information that may lead to resolution of the problem. The role of the instructor (known as the tutor in PBL) is that of facilitator of learning who provides appropriate scaffolding and support of the process, modelling of the process, and monitoring the learning. The tutor must build students confidence to take on the
  • 12

    Jan

    Critical Thinking

    Critical thinking is a complex and dynamic process that encourages different thinking skills, all of which can inform deep learning (Biggs 2003; Ramsden 2003) and complex learning (Elander et al. 2006). Both, deep and complex learning, reflect a learning process where a deep approach intend to understand the topic or subject matter is taken through questioning, researching, comparing and contrasting of the familiar and unfamiliar (Biggs 2003; Ramsden 2003). Thinking skills form the basis for developing critical subject content knowledge as, regardless of the actual subject areas, the development and furthering of thinking skills lead to a more critical and thus advanced understanding of ones subject (Van den Brink-Budgen 2000). In other words, critical thinking is a continued questioning
  • 10

    Jan

    Teaching Strategies For Higher Order Thinking Skills

    Some fundamental principles of learning should guide all teaching strategies, whether focused on higher order or lower order thinking. The American Psychological Association (APA) summarized recent changes in perspectives on learning in a report entitled Learner-Centered Psychological Principles: Guidelines for School Redesign and Reform (Presidential Task Force on Psychology in Education, cited in Kauchak & Eggen, 1998). These principles suggest that learning is a very individual activitygoals and learning tasks that are meaningful for one teacher or learner may not be meaningful for another. In the learning process, individuals seek coherent representations of knowledge that both fit into what they already know and also have future usefulness. How well they progress depends i
  • 4

    Jan

    Higher Order Thinking Skills

    Several major concepts relevant to the higher order thinking processes are to follow, based on three assumptions about thinking and learning. First, the levels of thinking cannot be unmeshed from the levels of learning; they involve interdependent, multiple components and levels. Second, whether or not thinking can be learned without subject matter content is only a theoretical point. In real life, students will learn content in both community and school experiences, no matter what theorists conclude, and the concepts and vocabulary they learn in the prior year will help them learn both higher order thinking skills and new content in the coming year. Third, higher order thinking involves a variety of thinking processes applied to complex situations and having multiple variables. Contex
  • 4

    Jan

    Physiological Effects of Currents

    Electrical potential differences and currents play a vital role in the nervous systems of animals. Conduction of nerve impulses is basically an electrical process, although the mechanism of conduction is much more complex than in simple materials such as metals. A nerve fiber, or axon, along which an electrical impulse can travel has a cylindrical membrane with one conducting fluid inside and another outside (Fig. bellow). In the resting condition the only charged bodies that can cross the membrane are positively charged potassium ions, which leak out of the axon into the surroundings. This leaves the inside of the axon with a net negative charge and a potential of about ?70 mV (?0.07 V) with respect to the outer fluid. When an electrical stimulus is applied to the axon, the membrane t
  • 3

    Jan

    Pembelajaran Sains

    Tujuan sains adalah untuk menemukan bagaimana alam bekerja, mencari bagaimana aturannya, memecahkan keteraturan yang ada (Sagan dalam Supriyono, 2003) . Sains sebagai ilmu terdiri dari produk dan proses. Produk sains terdiri atas fakta, konsep, prinsip, teori, hukum dan postulat. Produk sains diperoleh dari proses penemuan ilmiah melalui metode ilmiah yang didasari oleh sikap ilmiah. Dari pengamatan selanjutnya fakta-fakta tersebut dihimpun dan dicatat sebagai data. Data tersebut dianalisis berdasarkan prosedur dan sikap ilmiah hingga menjadi konsep, prinsip, selanjutnya akan menghasilkan teori, hukum, dan postulat. Rom Harre (dalam Hendro Darmojo dan Kaligis, 1992: 4) menyatakan bahwa sains berupa kumpulan teori yang telah diuji kebenarannya yang menjelaskan pola-pola keteraturan dari g
  • 1

    Jan

    Menjadi Pasangan Serasi ala Hukum III Newton

    Hukum III Newton berbunyi: Jika suatu benda mengerjakan gaya pada benda lain maka benda lain akan memberikan gaya yang besarnya sama dengan gaya yang di terima dari benda pertama tetapi arahnya berlawanan. Hukum ini dikenal sebagai hukum aksi reaksi. Faksi = Freaksi Faksi = gaya yang bekerja pada benda Freaksi = gaya reaksi benda akibat gaya aksi Hukum ketiga menyatakan bahwa tidak ada gaya timbul di alam semesta ini, tanpa keberadaan gaya lain yang sama dan berlawanan dengan gaya itu. Jika sebuah gaya bekerja pada sebuah benda (aksi) maka benda itu akan mengerjakan gaya yang sama besar namun berlawanan arah (reaksi). Dengan kata lain gaya selalu muncul berpasangan. Tidak pernah ada gaya yang muncul sendirian. Mana yang datang dahuluan, gaya aksi atau gaya reaksi? Hal ini tida
  • 1

    Jan

    Menghitung Arah Kiblat

    Penghitungan Arah Kiblat Penentuan arah kiblat pada hakikatnya adalah menentukan posisi Kakbah dari suatu tempat di permukaan bumi, atau sebaliknya. Tempat-tempat yang dekat dengan Kakbah di mana orang menunaikan salat di tempat itu dapat langsung menyaksikan Kakbah tentu tidak perlu menentukan arah kiblatnya terlebih dahulu. Baik tempat salat maupun Kakbah berada di permukaan bumi, padahal bumi bentuknya bulat mirip bola, maka dalam menentukan posisi Kakbah dari tempat salat itu harus diberlakukan ketentuan-ketentuan, konsep-konsep, atau hukum-hukum yang berlaku pada bola. Arah dari suatu tempat ke tempat lain di permukaan bumi ditunjukkan oleh busur lingkaran terpendek yang melalui atau menghubungkan kedua

Author

Follow Me


Archive